Cara Agar Peternakan Ayam pedaging tidak mudah Mati

Penentu keberhasilan dalam budidaya ternak ayam pedaging selain mempercepat pertumbuhan dan memaksimalkan bobot ayam pedaging adalah faktor yang mempengaruhi tingkat keuntungan peternak ayam pedaging yaitu angka kematian. Semakin rendah angka kematian ayam, maka keuntungan yang akan diperoleh peternak semakin tinggi pula. Demikian pula sebaliknya, semakin tinggi angka kematian, maka keuntungan peternak akan berkurang, bahkan tidak sedikit yang mengalami kerugian bahkan membawa pada kebangkrutan usaha. Oleh karena itu beberapa perusahaan inti dalam kemitaraan ayam pedaging memberikan tambahan bonus kepada peternak plasma yang dapat menekan angka kematian sampai 8%.

Menekan Angka Kematian Ayam Pedaging

Manajemen Angka Kematian Pada Budidaya Ternak Ayam Pedaging

Angka kematian pada ayam dapat disebabkan karena beberapa hal, seperti bibit yang kurang baik kualitasnya, serangan penyakit, kebersihan kandang yang kurang terjaga, kesalahan manajeman pemeliharaan, pakan yang kadaluarsa dan beberapa faktor lainnya. Oleh karena itu para peternak diharapkan dapat melaksanakan Panca Usaha Peternakan Ayam Pedaging, yaitu :

  • pemilihan bibit yang baik,
  • pemberian pakan yang berkualitas sesuai dengan kebutuhan ternak,
  • pencegahan dan pengendalian penyakit yang kontinyu,
  • perawatan kebersihan kandang dan peralatan yang terjaga, dan
  • perencanaan pemasaran yang tepat.

PT. NATURAL NUSANTARA sebagai salah satu institusi swasta yang bergerak di bidang Agrokomplek khususnya sektor peternakan memberikan solusi untuk menekan angka kematian pada ayam pedaging terutama pada pengoptimalan pertumbuhan dan kesehatan ayam sehingga diperoleh ayam pedaging yang pertumbuhannya cepat dan sehat. Data pengujian di lapangan, termasuk laporan para peternak ayam pedaging yang telah menggunakan produk NASAmembuktikan bahwa ayam pedaging yang memakai produk NASA pertumbuhannya lebih cepat, sebagai data yaitu ayam broiler umur 35 hari sudah mencapai berat 1,9 – 2 kg dengan angka kematian yang rendah rata-rata hanya 5%.  Dengan hasil seperti ini, peternak tersebut mendapatkan keuntungan yang besar selain dari nilai hasil bagi usaha, juga dari tambahan bonus angka kematian dan FCR yang rendah.

Pengaruh produk NASA terhadap rendahnya angka kematian disebabkan dari kandungan produk NASA yaitu Viterna, POC NASA dan Hormonik yang memiliki kandungan mineral dan vitamin yang tinggi, ditambah dengan protein yang terdapat pada Viterna semakin melengkapi nutrisi yang dibutuhkan oleh ayam pedaging. Sehingga proses metabolisme dalam tubuh ayam berjalan dengan baik dan produktivitasnya akan maksimal dalam bentuk kesehatan yang prima dan produksi daging yang tinggi dalam waktu yang lebih cepat.

Formula yang digunakan untuk mendapatkan hasil maksimal tersebut  adalah dengan menggabungkan tiga produk NASA yaitu Viterna, POC NASA dan Hormonik menjadi 1 (satu) larutan induk. Dosis penggunaannya adalah 1 tutup botol larutan induk dicampurkan pada per 10 liter air minum per hari. Satu hari cukup satu kali pemberian. Sebagai keterangan penggunaan produk NASA untuk 1000 ekor ayam pedaging dengan pemeliharaan selama 35 hari adalah 5 botol Viterna, 5 botol POC NASA dan 5 botol Hormonik.

Demikian manajemen untuk menekan angka kemataian pada budidaya ayam pedaging. Semoga bermanfaat dan semakin maju peternak ayam di indonesia !!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s